Berapa Harga Kontrakan Rumah Rata-Rata di Jakarta? Yuks Dipilih

Jakarta menjadi salah satu kota tujuan untuk mengadu nasib. Pendatang yang berdatangan di Jakarta sudah pasti akan membutuhkan tempat tinggal. Pilihan tempat tinggal bisa meliputi kos, apartemen maupun rumah. Untuk rumah maupun apartemen, tempat ini bisa disewa dengan sistem kontrak.

Khusus untuk rumah, kontrakan yang ditawarkan cukup beragam. Banyak faktor yang mempengaruhi harga kontrakan rumah sehingga Anda harus pintar mempertimbangkan beberapa faktor yang mempengaruhinya.

Ini Dia Rumus Harga Kontrakan di Jakarta


Harga kontrakan dipengaruhi oleh beberapa hal. Salah satunya adalah capital rent. Capt rent merupakan indikator rumah kontrakan paling umum. Untuk menghitung harga sewa kontrakan adalah harga jual properti dikali capt rate.

Sebagai contoh jika sebuah rumah memiliki harga Rp 500,000,000 dan capt ratenya adalah 4%, maka harga sewa per tahunnya adalah Rp 20 juta per tahun.

Yang harus diingat ketika menghitung adalah bahwa tingkat cap rate setiap daerah berbeda-beda. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi besarnya cap rate. Lokasi dan tipe rumah adalah faktor utama yang mempengaruhi cap rate. Dengan demikian, harga kontrak setiap bangunan di daerah di Jakarta bisa berbeda-beda. Harga sewa kontrakan yang berada di lokasi strategis pasti akan lebih mahal.

Di Jakarta, harga sewa kontrakan yang berlokasi di lokasi strategis bisa berkisar antara Rp 25 juta hingga Rp 35 juta. Sedangkan untuk lokasi yang tidak terlampau strategis, harga sewa berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta. Semua kisaran harga ini bergantung pada ukuran rumah dan fasilitas yang diberikan. 

Perbedaan Kontrakan Dan Kos

Kontrakan dan kos memang hampir sama, karena sama-sama menyewa ruangan sebagai tempat tinggal. Namun harga kontrakan lebih mahal karena biasanya meliputi satu bangunan sekaligus, tidak hanya menyewa kamar saja seperti kos.

Perbedaan lainnya adalah masa sewa dan sistem pembayaran. Jika kontrakan biasanya disewa untuk digunakan dalam hitungan per tahun atau kelipatannya, kos biasanya dalam hitungan perbulan dan kelipatannya. Meskipun begitu, ada pula kos yang menawarkan sistem tahunan. Rumah kontrakan cocok untuk sewa dalam jangka panjang, sedangkan untuk kos hanya untuk jangka pendek meskipun selalu bisa diperpanjang.

Sedangkan untuk pengawasannya, kontrakan tidak memerlukan pengawasan khusus karena nanti langsung berhubungan dengan masyarakat setempat seperti RT. Untuk sistem sewa kos, pengawasan dilakukan oleh ibu kos atau pemilik rumah.


Tips Memilih Kontrakan Di Jakarta

Bagi Anda yang merupakan pemula atau belum berpengalaman mengontrak rumah di Jakarta sebelumnya, berikut ini tips untuk membantu Anda dalam memilih rumah kontrakan.

Manfaatkan internet

Gunakan internet untuk membantu pencarian rumah kontrakan yang Anda inginkan. Anda bisa menggunakan situs jual beli properti dalam hal ini. Masukkan kata kunci kontrakan dan pilihlah lokasi sesuai yang Anda inginkan. Pilih kisaran harga dan penyaringan lainnya untuk mendapatkan hasil yang mendekati keinginan.

Memeriksa legalitas kepemilikan

Anda sebaiknya mengontrak rumah yang secara hukum sah. Karena jika rumah bermasalah statusnya, maka Anda nantinya akan merasa dirugikan.

Ketika Anda mencari kontrakan melalui internet, Anda perlu melakukan pengecekan lebih lanjut melalui situs property lain agar terhindar dari penipuan.

Teliti dan cermat

Tips terakhir adalah memilihnya dengan teliti dan cermat. Anda perlu teliti mengenai beberapa hal seperti mempertimbangkan harga dengan fasilitas yang didapatkan, sistem pembayaran dan biaya tambahan lainnya.

Sebagai tambahan, pilihlah rumah kontrakan yang sesuai dengan kebutuhan dan budget yang Anda atur sebelumnya. Dengan bantuan internet, kini Anda hanya tinggal memilih dan mencermati rumah yang Anda pilih.